KOMIKAZE

Index - Komik - Koleksi - Bursa Komik -Arsip - Komunitas - Index Haramjadah!

Haramjadah # 02

KOMIK

thumb-free-ur-brain.gif (3901 bytes)
FREE UR BRAIN
by: Agung

KOMIK
thumb-arixx-01.gif (3193 bytes)thumb-arixx-02.gif (2961 bytes)
'Arixx' by: Agung A Budiman

DRAWING:
thumb-andy-01.gif (3511 bytes)thumb-andy-02.gif (3355 bytes)
'Untitled' By : Andy Seno Ajii

ESSAI
KOMIKUS MUSIMAN DARI KELAS MENEGAH
Beng Rahadian


DEMIAN VOGLER

 

theking.jpg (9400 bytes)Cukup mudah bila kita ingin mencari komik di internet. Tinggal masukkan kata kunci di search engine, maka ribuan link siap untuk dikunjungi…dan mungkin anda siap-siap kecewa di antara ratusan sampai ribuan halaman web tersebut ternyata banyak yang biasa-biasa saja, tapi lain jika anda bertemu dengan yang satu ini: Demian Vogler. Situs web yang beralamat di www.demian5.com ini berisi komik karya Demian Vogler. Komik dengan judul When I Am King boleh dibilang sebagai karya yang inovatif. Vogler benar-benar bisa memanfaatkan karakteristik web sebagai media komiknya. Kita tentu telah terbiasa membaca komik dalam format kertas/buku, yang biasanya terbagi halaman kiri dan kanan. Nah, ketika komik ditransfer ke media web, akan banyak wilayah yang bisa dieksplorasi, begitu pula dengan Demian Vogler. Vogler memanfaatkan ruang web yang luas dengan scrolling vertikal/horisontal, frame dalam web, hyperlink, dan animasi sederhana untuk menciptakan efek-efek khusus yang tidak mungkin dijumpai dalam komik konvensional (komik kertas/cetak).

When I Am King sendiri berkisah melalui tokoh-tokoh seperti: raja Egypt, dua pengawal istana, seekor onta dan beberapa karakter lain. Bertutur dengan gaya yang simpel, penuh dengan simbol /ikon, dan sama sekali tidak menggunakan text/huruf. Lebih jauh lagi, Vogler tidak menggunakan alur bercerita seperti komik pada umumnya yang dirangkai dari bingkai panel ke panel. Vogler justru menggunakan cara bercerita mengadopsi relief gambar Mesir kuno. Sebagian besar komiknya ditampilkan dalam format horisontal memanjang hingga kita seperti membaca dinding-dinding relief. Dengan segala kesederhanaannya, komik ini justru sanggup mengekspresikan emosi, kejenakaan-kejenakaan yang tak terduga, kekecewaan, kemarahan, mimpi, keputusasaan melalui karakter-karakternya tanpa menggunakan teks. Dari awal proses kreatifnya, Vogler sendiri mengakui memang tidak memikirkan kata-kata dalam merangkai cerita, tetapi langsung membayangkan dan memikirkan sekuen-sekuen gambar sebagai kerangkanya.

theking02.jpg (6099 bytes)Terbayangkah anda sebuah komik dikerjakan tanpa segorespun pensil di kertas? Vogler benar-benar mengerjakan seluruhnya secara digital. Dengan bermodal software seperti Illustrator, Photoshop dan Image ready, dari sket hingga pewarnaan semua dikerjakan dengan komputer. Hasilnya When I Am King menjadi begitu jernih dan lugas dalam bertutur. Kesederhanaan gambar dan cerita justru menjadikan komik ini begitu mudah dicerna oleh siapapun dan anda akan tersenyum atau bahkan tertawa terbahak-bahak tanpa berpikir dua kali.

Komik ini begitu populer di internet, tak heran jika When I Am King menjadi salah satu nominator web comic terbaik Ignatz Award, bersaing dengan karya-karya web comic Scott McCloud. Vogler sendiri ternyata bukan seorang komikus profesional, pekerjaan utamanya saat ini adalah desainer grafis. Pengerjaan komik onlinenya benar-benar dilakukan dengan cara independen, termasuk teknis pembuatan websitenya, semua dikerjakan sendiri. Untuk menyelesaikan tiap segmen komiknya, Vogler bisa bekerja di depan komputer selama 11-20 jam. Mungkin dengan semakin populernya When I Am King, Vogler akan segera berpikir untuk menyudahi profesinya sebagai desainer grafis dan hidup dari komik-komiknya.

Akhir-akhir ini memang cukup banyak komikus-komikus yang berkiprah di dunia maya, tetapi sebagian besar masih sekedar memindah format komik kertas ke halaman web. Untuk saat ini mungkin hanya beberapa saja yang sangat inovatif dalam memanfaatkan web sebagai media komik. Salah satunya tentu Demian Vogler. [gunk]

Sumber:
www.demian5.com
www.comicgate.de




 

 

 

 

Situs ini dikembangkan oleh divisi online Komikaze